Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2016

Salam Takzim Buat Cikgu

“Assalamu’alaikum. Selamat pagi anak-anak, apa kabar?” Setiap pagi pak guru menyapa penuh keramahan anak-anak muridnya sebelum belajar dimulai. Satu per satu siswa-siswi diperhatikan keadaannya untuk memastikan kesiapan mereka dalam menerima pelajaran hari itu. Begitu teramat baiknya pak guru menjadikan setiap siswa-siswinya seperti anaknya sendiri. Di samping anak-anak yang diurus di rumah, masih ada yang menjadi tanggung jawabnya dalam hal ilmu dan pengetahuan. Sesaat setelah beberapa menit pelajaran dimulai, tiba-tiba salah seorang murid   bertanya. “Pak, apa hukumnya seorang murid yang tidak suka sama gurunya?” Pertanyaan itu terdengar mengagetkan seluruh penghuni kelas, termasuk guru yang mengajar saat itu. Untuk meredam keadaan yang mencengangkan dalam kelas, pak guru yang juga alumni pesantren ini cukup piawai dalam mengatasi masalah itu. Setelah sejenak terdiam dan saling melempar tanya di antara teman-temannya akhirnya gentian pak guru angkat bicara. “Kenap...

UN, Antara Moral dan Kebijakan Sekolah

Suasana tenang, terlihat benar-benar suasana kelas kondusif. Ternyata hari ini telah dimulai ujian. Jam 7.15 pertanda para peserta UN memasuki ruangan. Semua perlengkapan harus dibawa tanpa terkecuali selain tas, alat komunikasi dan hal-hal tidak penting lainnya. Panitia telah mengintruksikan perintahnya lewat pengeras suara di depan kantor sekolah. “Selamat pagi anak-anak. Apa kabar pagi ini?” tanya seorang pengawas dengan penuh keramahan. “Baik pak, Alhamdulillah,” jawab mereka serentak penuh semangat. Sebelum memulai UN, seluruhnya melakukan doa bersama sebagaimana hari-hari biasa sebelum belajar. Kali ini doa yang tampaknya biasa saja menjadi lebih khusyu’ seakan-akan hari ini lebih spesial dibandingkan hari-hari lainnya. UN memang masih terdengar mengerikan walau sebenarnya tak seperti dulu sistemnya yang mewajibkan nilai harus sesuai standar sekian poin jika ingin lulus. Dan jika tidak lulus, maka akan mengikuti ujian ulang. Dahsyatnya, aturan pend...

Pesan Mendikbud Untuk Peserta UN dan Orang Tua

Ibu-Bapak yang saya hormati, serta anak-anakku para peserta Ujian Nasional 2016 Hari Senin 4 April, UN SMA dan sederajat dilaksanakan. Anak sulung saya, juga akan menjalani Ujian Nasional. Sebagai orangtua, seperti halnya Ibu dan Bapak, kami juga turut merasakan apa yang dirasakan anak-anak kita. Ada pengharapan mendapat hasil terbaik, tetapi juga mungkin terbersit kekhawatiran. Ibu dan Bapak, para orangtua, mari kita bangun suasana yang tenang, suasana belajar di rumah. Suasana yang nyaman untuk anak-anak kita. Saya berharap, kita sebagai orangtua menghindari hal-hal yang bisa menggangu ketenangan persiapan anak dalam menghadapi UN. Bagi anak-anakku peserta UN, jangan tegang menghadapi UN yang kini tidak lagi menentukan kelulusan. Tidak perlu khawatir berlebihan dalam menjalani UN, namun manfaatkan tantangan ini secara sungguh-sungguh sebagai kesempatan bercermin tentang apa yang sudah kita raih dan apa yang perlu kita lakukan ke depan. Mulai sekarang, sampai saat UN, jangan terl...