Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Bagimu, Pahlawan Al-Quran Sejati

Oleh : Fattah Alfarhy Saat ku ingat, sepotong wajah itu Penuh kesejukan dalam senyum dan wibawa Kharisma tinggi menjulang tanpa merendahkan Sambutan hikmah di hadapan para guru besar Al-Quran mulia Enam tahun lalu ku injakkan kaki di tempat itu Majlis penuh kenangan hebat nan indah Di sanalah aku bertemu orang-orang kuat Para pejuang Al-Quran yang penuh kedamaian Abah, Engkau mempertemukan kami di Al-Hikam Taman cahaya ilmu yang takkan pernah padam Dari ketiadaan menjadi berwawasan Menyadarkan kami dalam dunia pikir dan bacaan Masa itu telah berlalu Engkau laksana embun suci dalam jiwa kami Kesejukan titahmu pelita penuntun hidup Dalam naungan ilahi dan ibu pertiwi Abah, Kini engkau telah berpulang ke Rahmat-Nya Semua merasa kehilangan sosok guru bangsa Engkau yang dalam naungan cinta dan hikmah Menyisakan berjuta kenangan tanpa jeda Di batas nengeri ini aku berdoa Semoga ada kekuatan penerus perjuanganmu Engkaulah pahlawan kami dalam agama Hanya lantunan ayat...

Belajar Mencintai

Oleh: Fattah Alfarhy Membaca dua kata di atas, kesannya mengundang pertanyaan. Dua kata di atas menyisihkan waktu pembaca untuk berpikir. Entah itu berpikir tentang judulnya, atau barangkali keadaan penulisnya. Ada apa dengan cinta? Benarkah si penulis telah menemukan cintanya? Atau yang di atas hanya judul begitu saja. Tulisan memang mewakili perasaan si penulis biasanya. Namun, pada kondisi sekarang ini tentu saja tidak lantas menulis itu harus karena cinta. Merasakan cinta itu naluri manusia. Tidak setiap orang mampu mengeja rasa cintanya dalam kehidupan yang dijalaninya. Bukan dalam arti sempit cinta terhadap lawan jenis seperti yang anak-anak remaja terjemahkan. Cinta yang ingin dipelajari justru tentang sebuah rasa mendalam dalam jiwa seseorang. Maka, perlu dipelajari dan diaplikasikan dalam hidupnya. Adakalanya seseorang bicara tentang cinta, saat bertemu idolanya. Siapa kagum dia tentu memujanya. Pujaan hati selalu dinanti. Saat bertemu menghilangkan rasa jemu. Anak muda bil...