Oleh: Fattah Alfarhy Seorang pencari ilmu tidak hidup sendirian. Ia memiliki teman sekaligus anggota keluarga yang tidak boleh disakiti dan bersikap jahat kepada mereka. Jika duduk bersama mereka untuk belajar, berikanlah ruang sebagai tempat duduk yang nyaman untuknya agar dapat belajar bersama-sama. Allah berfirman: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ "Wahai orang-orang yang beriman, bila dikatakan padamu: berlapang-lapanglah dalam majelis, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberikan kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meningginkan derajat orang-orang yang menuntut ilmu. Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." QS. al Mujadalah [58]: 11. Seandainya ada ...
Last years ago, I have many pens at home. Maybe I could be named a pen collector. However, when I have many pens like that I was lazy to write anything. So, it was suitable called be pens-adorned (pena hias). It caused me to call my words or sentences by that name. But, I'm sure will change it suddenly.